Kajian Literature: Permasalahan Dan Solusi Untuk Mewujudkan Pembelajaran Seni Yang Bermakna Di Kelas 2 Sekolah Dasar

Penulis

  • Khoerunnisa Universitas Nusa Putra
  • Rinaldi Yusup Universitas Nusa Putra

Kata Kunci:

Pendidikan Seni, Metode Pembelajaran Kreatif, Pelatihan Guru, Media Seni, Penyesuaian Kurikulum

Abstrak

Pendidikan seni di kelas 2 sekolah dasar menghadapi sejumlah tantangan signifikan yang mengurangi efektivitasnya dalam mengembangkan kreativitas dan pengalaman belajar siswa. Penelitian ini mengidentifikasi permasalahan utama, yaitu keterbatasan fasilitas, kurikulum yang tidak sesuai, rendahnya minat siswa, dan terbatasnya kompetensi guru. Keterbatasan fasilitas, seperti kurangnya alat seni dan ruang kreatif, membatasi eksplorasi potensi kreatif siswa. Kurikulum sering kali terlalu teoritis dan tidak selaras dengan kebutuhan perkembangan siswa usia 7–8 tahun. Rendahnya minat siswa dipicu oleh metode pengajaran yang kurang menarik, sementara kurangnya pelatihan guru dalam pendidikan seni menghambat inovasi pengajaran. Faktor eksternal, seperti keterbatasan anggaran dan pandangan masyarakat yang memprioritaskan mata pelajaran akademik, serta faktor internal, seperti desain kurikulum yang kaku dan keragaman karakteristik siswa, memperparah masalah ini. Solusi yang diusulkan meliputi metode pembelajaran kreatif (misalnya, pendekatan berbasis proyek dan permainan), pelatihan guru, penggunaan media seni berbiaya rendah (misalnya, bahan daur ulang dan sumber budaya lokal), serta penyesuaian kurikulum untuk meningkatkan fleksibilitas dan relevansi budaya. Solusi ini efektif mengatasi permasalahan, tetapi keberhasilannya bergantung pada implementasi konsisten dan dukungan pemangku kepentingan. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan holistik untuk meningkatkan pendidikan seni, memastikan dukungan terhadap perkembangan kreatif dan kognitif siswa.

Referensi

X. Mo, “A Practical Study on the Cultivation of Creativity in Primary School Art Education,” vol. 5, no. 23, pp. 10–14, 2022, doi: 10.25236/FER.2022.052303.

L. Zhou, “How to Introduce Creative Thinking into Primary School Art Class,” Highlights Art Des., vol. 4, no. 2 SE-Articles, pp. 27–28, doi: 10.54097/hiaad.v4i2.12406.

L. Skregelid, “Når kunsten tar over: Betydningen av kunst som overordnet prinsipp i skolen,” Kunstens betydning, pp. 43–68, 2022.

S. Lee and S. Lee, “Exploring a Personalized Art Education Strategy for Slow Learners: Focusing on Teacher Narrative Analysis,” 조형교육, pp. 303–322, 2024.

A. Z. Nour, “Valorificarea resurselor artelor vizuale–metodă eficientă în educația elevilor din clasele primare,” in CULTURA ȘI ARTA: cercetare, valorificare, promovare, 2024, pp. 121–128.

N. S. Thuketana and L. Westhof, “Group work during visual art activities to reduce indecisiveness,” South African J. Child. Educ., vol. 8, no. 1, pp. 1–8, 2018.

N. S. Triana, R. Giyartini, and A. Mulyadiprana, “Model Pembelajaran Vizualisation Auditory Kinesthetic (VAK) Pada Pembelajaran Seni Tari di Sekolah Dasar,” PEDADIDAKTIKA J. Ilm. Pendidik. Guru Sekol. Dasar, vol. 11, no. 4, pp. 697–705.

A. O. B. Tarigan and R. Respati, “Pentingnya Meningkatkan Kemampuan Musikalitas Anak di Sekolah Dasar,” Pedadidaktika J. Ilm. Pendidik. Guru Sekol. Dasar, vol. 8, no. 4, pp. 818–826, 2022.

R. S. Hardhita, S. Suryani, A. E. Anggraini, and R. S. I. Dewi, “Dilema Implementasi Pembelajaran Seni: Persepsi Guru Sekolah Dasar di Tengah Pergeseran Kebijakan,” J. Basicedu, vol. 8, no. 4, pp. 2401–2410, 2024.

Z. Tomljenovic and S. Novakovic, “Competence of Croatian Student-Teachers and Primary School Teachers in the Visual Arts.,” Cent. Educ. Policy Stud. J., vol. 9, no. 3, pp. 157–177, 2019.

K. A. M. Daud, N. Z. Khidzir, I. K. Hidayat, and M. E. Ismail, “Empowering Art and Design Education via a Flexible Curriculum,” KnE Soc. Sci., pp. 1–5, 2024.

G. Xu, “Thoughts and Countermeasures on Humanities Education in Colleges and Universities,” development, vol. 6, no. 4, pp. 12–16, 2023.

S. Kara, “An Investigation of Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) Competencies of Pre-Service Visual Arts Teachers.,” Int. J. Technol. Educ., vol. 4, no. 3, pp. 527–541, 2021.

J. O. Jeon, E. Huang, and N. Djani, “Integrated arts and culture education model for public schools in Indonesia: The case study of ‘Made in Cirebon’as a cooperation project with an artist community,” J. Vis. Art Des., vol. 14, no. 1, pp. 1–14, 2022.

M. Saif, “Art education and students’ perception of fine art teachers,” Al-Qamar, vol. 6, no. 4, pp. 147–164, 2023.

M. D Drljača, “Constructivist learning theory and logopedagogy in arts education,” Croat. J. Educ. Hrvat. časopis za Odgoj i Obraz., vol. 22, no. Sp. Ed. 1, pp. 181–202, 2020.

A. D. M. Hawari and A. I. M. Noor, “Project Based Learning Pedagogical Design in STEAM Art Education.,” Asian J. Univ. Educ., vol. 16, no. 3, pp. 102–111, 2020.

T. Taswadi, “HASIL PEMBELAJARAN MENGGAMBAR EKSPRESI DI LUAR RUANG KELAS: PENELITIAN TINDAKAN,” J. Dimens. Seni Rupa dan Desain, vol. 13, no. 2, pp. 117–130, 2017.

B. Nuragnia and H. Usman, “Pembelajaran STEAM di sekolah dasar: Implementasi dan tantangan,” J. Pendidik. Dan Kebud., vol. 6, no. 2, pp. 187–197, 2021.

M. Yasin and I. S. Baresi, “Menumbuhkan minat belajar siswa melalui metode pembelajaran kreatif,” J. Int. Multidiscip. Res., vol. 2, no. 2, pp. 367–379, 2024.

M. Miftah and S. Syamsurijal, “Pengembangan Indikator Pembelajaran Aktif, Inovatif, Komunikatif, Efektif, dan Menyenangkan untuk Meningkatkan Minat dan Motivasi Belajar Siswa,” Edu Cendikia J. Ilm. Kependidikan, vol. 4, no. 01, pp. 95–106, 2024.

F. Nita Apriyani Na’imah, “METODE BERMAIN DALAM PEMBELAJARAN ANAKUSIADINI,” Hamka Ilmu Pendidik. Islam, vol. 2, no. 01, pp. 115–125, 2022.

R. S. Frisye, “Model Project Based Learning dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang Kreatif dan Inovatif,” 2013.

S. Cahyaningsih and H. Harun, “Pengaruh metode pembelajaran proyek terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreativitas anak,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 5, pp. 5481–5494, 2023.

A. A. Budianto, “Optimalisasi Metode Diskusi Berpanduan Dalam Meningkatkan Kompetensi Berpikir Kreatif Pada Pembelajaran Ips Di Ma Mambual Ulum Bata-Bata Panaan Pamekasan,” J. Creat., vol. 2, no. 1, pp. 110–120, 2024.

D. G. H. Divayana, A. Adiarta, N. Santiyadnya, P. W. A. Suyasa, and M. S. L. Andayani, “Rancangan model cipp berbasis wp untuk mengevaluasi keefektifan pembelajaran online,” J. Penelit. Dan Pengemb. Pendidik., vol. 6, no. 2, pp. 275–285, 2022.

S. Rezeki, S. Amelia, and I. Hajar, “Peningkatan Profesionalisme Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Di SDIP YLPI Pekanbaru,” Abdi J. Pengabdi. Dan Pemberdaya. Masy., vol. 5, no. 3, pp. 385–390, 2023.

U. Sutisna, M. F. Elkarimah, and F. R. Asma, “Pengembangan kompetensi profesional guru PAI melalui pemanfaatan teknologi informasi,” ABSYARA J. Pengabdi. Pada Masayarakat, vol. 1, no. 2, pp. 43–48, 2020.

E. A. Ferdiansyah, A. N. Septyaningrum, D. A. M. Sari, and M. D. Wijayanti, “Improved Capabilities Think Critically and Creatively in Learning Natural Science with Media Base HOTS in The Era Society 5.0,” in Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 2023.

E. Yayuk and Y. A. Haqqi, “Maximizing Teacher Competence and Performance: The Influential Factors Across Individuals, Organizations, Leadership, and Environment–A Comprehensive Systematic Review and Model,” Al-Ishlah J. Pendidik., vol. 16, no. 1, pp. 257–272, 2024.

Y. Desmita, S. Suarman, and G. Gimin, “Pedagogic and professional competencies of social science subject teachers in relation to motivation and learning achievement,” J. Educ. Sci., vol. 5, no. 1, pp. 188–197, 2021.

K. Fazal, U. Sarwar, N. Nargiza, B. Khan, and Z. Qi, “Creative thinking in Pakistani public schools: A qualitative study of teachers’ perspective and practices,” Creat. Educ., vol. 14, no. 4, pp. 637–657, 2023.

E. Morbo and J. G. Dante, “Exploring the Lived Experiences of Mapeh Teachers in Educating Learners with Special Educational Needs (LSEN): A Study of Challenges, Strategies, and Insights,” Psychol. Educ. A Multidiscip. J., vol. 37, no. 8, p. 1, 2025.

A. Syukkur and F. Fauzan, “Improving The Quality of Education Through The Principal’s Strategy to Develop Teacher Competence,” Nazhruna J. Pendidik. Islam, vol. 4, no. 3, pp. 563–574, 2021.

A. F. Fadlillah, M. Ali, A. H. Hernawan, and C. Riyana, “Designing a Media Literacy Training Curriculum Framework for Junior High School Teachers,” JTP-Jurnal Teknol. Pendidik., vol. 25, no. 3, pp. 414–429, 2023.

M. Patphol, “Developing a Training Curriculum to Enhancing Teachers’ Learning Management Skills for Promoting Learners’ Creativity and Innovation: A Case Study of Thai Teachers,” Adv. J. Soc. Sci., vol. 7, no. 1, pp. 181–187, 2020.

Unduhan

Diterbitkan

30-12-2025

Cara Mengutip

Khoerunnisa, & Yusup, R. (2025). Kajian Literature: Permasalahan Dan Solusi Untuk Mewujudkan Pembelajaran Seni Yang Bermakna Di Kelas 2 Sekolah Dasar . Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar Dan Menengah, 5(1), 129–141. Diambil dari http://prosiding.senapadma.nusaputra.ac.id/index.php/prosiding/article/view/197