Implementasi Joyful Learning melalui Permainan Tradisional dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar

Penulis

  • Muhamad Rizwan Nusaputra university
  • Dhea Adela Universitas Nusa Putra

Kata Kunci:

Pembelajaran yang Menyenangkan, Permainan Tradisional, IPAS, Sekolah Dasar

Abstrak

Penelitian ini merupakan studi pendahuluan yang bertujuan untuk menggambarkan implementasi Joyful Learning melalui permainan tradisional dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa serta kurangnya variasi metode pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan aktif siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi di salah satu sekolah dasar. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS masih didominasi metode ceramah, sehingga siswa cenderung pasif dan kurang antusias. Namun, guru dan siswa menunjukkan respon positif terhadap rencana penerapan Joyful Learning berbasis permainan tradisional karena dianggap lebih menyenangkan, kontekstual, serta mampu meningkatkan interaksi dan pemahaman siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi Joyful Learning melalui permainan tradisional memiliki potensi untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar, sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan desain eksperimen untuk menguji efektivitasnya secara lebih mendalam.

Referensi

R. Ritonga, M. Indri, Y. Tanjung, S. H. Sitompul, M. Marbun, and F. Z. Margolang, “DAMPAK RENDAHNYA MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLA H DASAR THE IMPACT OF LOW STUDENTS ’ LEARNING INTEREST ON THE,” pp. 11237–11243, 2025.

E. Damailia, U. Katolik, S. Thomas, and M. M. Mapping, “Esensi Pendidikan Inspiratif Esensi Pendidikan Inspiratif,” vol. 7, no. 2, pp. 283–305, 2025.

W. Najihah, E. Chorimunafsi, and R. Herdinan, “Inovasi Pendididkan ; Pemanfaatan Teknologi Digital Sebagai Media Pembelajaran Interaktif Yang Menyenangkan,” vol. 1, no. April, pp. 13–24, 2025.

I. Tasya, M. Raihan, L. Luren, and W. Sapitri, “Analisis Pengaruh Arus Globalisasi Terhadap Budaya Lokal ( Indonesia ) " Analisis Dampak Globalisasi Terhadap Kebudayaan Lokal di Era Digital .”,” vol. 3, no. 2, pp. 40–47, 2023.

M. A. Anggreni, A. Fachrurrazi, U. Pgri, and A. Buana, “Revitalisasi Kearifan Lokal Untuk Membangun Identitas Budaya Pada Anak Usia Dini,” vol. 1, pp. 172–187, 2025.

M. A. Nur, “Efektifitas Permainan Tradisional Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar : Literature Review,” pp. 265–282, 2025.

S. Y. Saputra, F. Kobandaha, A. N. Annas, and F. A. Fantiro, “Inovasi dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar : Tinjauan Terhadap Literatur,” vol. 4, 2024.

M. M. Mubaroq, “Joyful Learning Sebagai Pendekatan Humanis Dalam Pendidikan Agama Islam,” vol. 3, no. 2, pp. 177–184, 2025, doi: 10.56854/sasana.v3i2.455.

H. Hanifah, L. Salsabillah, A. T. Fitri, and R. M. Febriani, “Landasan Teori , Penelitian Relevan , Kerangka Berpikir Dan,” vol. 3, no. April, pp. 391–404, 2025.

N. M. Haifa, I. Nabilla, V. Rahmatika, and R. Hidayatullah, “Identifikasi Variabel Penelitian , Jenis Sumber Data dalam Penelitian Pendidikan Pendidikan Bahasa Arab / Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang berubah tergantung situasi tertentu . ( Arib , M . F ., dkk , 2024 ),” 2025.

S. M. Nabila and M. Septiani, “Pendekatan Deep Learning untuk Pembelajaran IPA yang Bermakna di Sekolah Dasar,” vol. 2, no. 1, pp. 9–20, 2025.

D. Hafizha, R. Ananda, and I. Aprinawati, “Analisis Pemahaman Guru Terhadap Gaya Belajar Siswa Di Sdn 020 Ridan Permai,” J. Rev. Pendidik. Dasar J. Kaji. Pendidik. dan Has. Penelit., vol. 8, no. 1, pp. 25–33, 2022, doi: 10.26740/jrpd.v8n1.p25-33.

F. Abrori et al., “PENERAPAN PENDEKATAN JOYFULL LEARNING UNTUK,” vol. 1, pp. 31–37, 2025.

Unduhan

Diterbitkan

30-12-2025

Cara Mengutip

Rizwan, M., & Adela, D. . (2025). Implementasi Joyful Learning melalui Permainan Tradisional dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar . Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar Dan Menengah, 5(1), 26–32. Diambil dari http://prosiding.senapadma.nusaputra.ac.id/index.php/prosiding/article/view/184